9 November 2009

Amnesty International ; harapan penegakan HAM di dunia

Posted in Uncategorized pada 17:40 oleh petikdua

Organisasi Internasional

Organisasi internasional[1] merupakan suatu pola kerja sama yang melintasi batas-batas negara, dengan didasari struktur organisasi yang jelas dan lengkap serta diharapkan atau diproyeksikan untuk berlangsung serta melaksanakan fungsinya secara berkesinambungan dan melembaga guna mengusahakan tercapainya tujuan-tujuan yang diperlukan serta disepakati bersama, baik antara pemerintah dengan pemerintah maupun antara sesame kelompok non pemerintah pada negara yang berbeda. Organisasi internasional adalah subjek hukum internasional bukan negara. Khususnya, karena organisasi internasional pada umumnya merupakan gabungan keanggotaan masayarakat internasional.

Karena memiliki keanggotaan terbuka yang berasal dari seluruh lapisan masyarakat internasional, maka sangat penting untuk memperhatikan bagaimana kedudukan kedaulatan jika dipandang dengan kacamata organisasi internasional. Satu hal yang perlu diingat, yakni organisasi internasional tidak memiliki kedaulatan supranasional atau dengan kata lain organisasi internasional, meskipun berada dalam ruang lingkup internasional, tapi negara tetap memiliki kedaulatan yang tidak bisa diganggu gugat.

Amnesty Internasional

Pada awal berdirinya tepatnya di pertengahan tahun 1962, Amnesti telah membentuk kelompok kerja, dalam hal ini anggota-anggota organisasi direkrut dibeberapa negara didunia pada waktu itu untuk mengadakan observasi mengenai kondisi pelanggaran HAM yang terjadi, seperti di Jerman Barat, Belgia, Swiss, Belanda, Norwegia, Swedia, Irlandia, Kanada, Ceylon, Yunani, Australia, AS, Selandia Baru, Ghana, Israel, Meksiko, Argentina, Jamaika, Malaya, Kongo, Ethiopia, Nigeria, Burma dan India. Sehingga dapat dikatakan bahwa Amnesty merupakan organisasi yang terdiri dari kelompok-kelompok otonom kecil yang bergabung bersama dengan badan-badan pemerintahan yang lebih besar, sehingga menjelaskan struktur birokrasi Amnesti cukup kompleks.

Amnesty internasional adalah salah satu organisasi internasional non pemerintah di dunia yang bergerak dalam bidang kemanusiaan untuk berkampanye guna mengusahakan agar tercapainya rasa saling menghargai dan menghormati antar sesame manusia. Amnesty internasional mempercayai bahwa pelanggaran akan hak asasi manusia yang terjadi di belahan bumi manapun merupakan perhatian utama bagi seluruh umat manusia tanpa terkecuali. Jadi, dengan harapan untuk dunia yang lebih baik, Amnesty Internasional akan terus bekerja untuk membangkitkan semangat umat manusia sehingga membentuk silidaritas internasional antarsesama umat manusia di dunia.

Misi Amnesty internasional adalah untuk meneliti dan mengadakan sedemikian rupa gerak untuk memperjuangkan segala tindakan yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan. Misi ini kemudian dibantu dengan pola kerja sama Amnesty Internasional yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat sperti pemerintah, elit politik, perusahaan, dan organisasi-organisasi pemerintah internasional.

Amnesty internasional bekerja dengan dan untuk seluruh umat manusia di dunia dengan tujuan agar setiap umat manusia dapat merasakan implementasi dari keadilan hak asasi manusia yang secara jelas terdapat di Deklarasi Universal HAM. Amnesty internasional secara intensif melakukan penelitian dan kampanye atas kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi di seluruh pelosok dunia. Hasil dari penelitian dan kampanye ini kemudian diharapkan dapat mempengaruhi pemerintah dan pihak-pihak lain yang terkait kuat secara politik dalam menetapkan sebuah kebijakan politis untuk masyarakat yang bersangkutan. Secara singkat, Amnesty internasional bekerja baik secara global maupun local dimanapun dan bagi siapapun untuk perubahan ke dunia yang lebih baik.

Beberapa kerja Amnesty internasional dalam penegakan Hak Asasi Manusia dapat dilihat misalnya pada kasus kekerasan terhadap perempuan, penegakan hukum dan martabat bagi mereka yang terjebak dalam bencana, menghapuskan hukuman mati, melawan siksaan terselubung dalam keadilan yang represif, Perlindungan hukum bagi para pengungsi dan migrant, dan pengadaan hukum internasional tentang senjata api.

Ada beberapa keistimewaan yang dimiliki Amnesty Internasional sebagai organisasi internasional, diantaranya:

  1. Tidak terikat oleh pemerintahan manapun, ideology politik manapun, kepentingan ekonomi manapun, dan kepercayaan manapun.
  2. Demokrasi dan memeliki struktur organisasi tersendiri yang mandiri.
  3. Pendanaan organisasi berasal dari sumbangan anggota secara sukarela dan tidak dibiayai oleh instansi manapun di dunia internasional.

Amnesty internasional menggerakkan setiap anggotanya untuk beraksi memberikan tekanan bagi pemerintahan  terkait, elit politik terkait, perusahaan, dan badan-badan antar pemerintah yang memiliki pengaruh jika kebijakan tentang kasus pelanggaran HAM diregulasikan. Beberapa gerak nyatanya seperti:

–          Publikasi dan promosi mengenai penelitian yang akan dilakukan pihak Amnesty Internasional

–          Demonstrasi public

–          Anggota organisasi yang terus berjaga-jaga

–          Kampanye tulisan

–          Pengadaan pendidikan tentang hak asasi manusia

–          Pembangunan kesadaran dini masyarakat akan HAM

–          Lobby langsung

–          Menarik hati target

–          Email petisi dan segala bentuk kampanye via internet

–          Bekerja sama dengan organisasi kampanye HAM local

–          Aktivitas-aktivitas komunitas

–          Bekerja sama dengan kelompok-kelompok siswa/pelajar

Struktur Organisasi[2]

Amnesty internasional mempunyai struktur:

1)      International Executive Committee

2)      Secretary General

3)      International Secretary Director

International Executive Committee

The International Executive Committee (IEC) terdiri dari sembilan orang, yang kesemuanya merupakan anggota dari Amnesty Internasional. Mereka dipilih menempati jabatan tersebut oleh the biennial International Council Meeting (ICM). Anggota dari IEC diganti setiap empat tahun sekali, dengan setengah dari anggota mengadakan pemilihan ulang pada setiap ICM. Setiap anggota bisa mengajukan diri menjadi anggota IEC dengan syarat memenuhi dua dari syarat-syarat yang ditetapkan. Anggota IEC tidak boleh mencakup lebih dari satu anggota dari setiap Amnesty International dari tingkatan badan nasional yang sama atau lebih dari satu anggota Amnesty International dari negara manapun, negara bagian atau wilayah di mana tidak ada badan Amnesti Internasional.

Pada tahun 2009, IEC memutuskan untuk bersama-sama memilih salah satu anggota tambahan untuk membantu anggota IEC MKI sampai 2011, sesuai dengan Statuta Amnesti Internasional. IEC mengadakan pertemuan setidaknya dua kali selama satu tahun dan dalam prakteknya memenuhi setidaknya empat kali setahun. Peran IEC adalah memberikan bimbingan dan kepemimpinan untuk gerakan Amnesty International di seluruh dunia. Fungsi-fungsi utamanya ditetapkan oleh undang-undang dan termasuk untuk:

•   memastikan gerakan sesuai dengan undang-undang Amnesti Internasional

•   memastikan pelaksanaan Amnesti Internasional Rencana Strategis Terpadu

•   memastikan pengelolaan keuangan yang sehat Amnesty International di tingkat internasional

•   memberikan persetujuan untuk pembentukan bagian, struktur dan badan-badan lainnya

•  memegang bagian, struktur dan badan-badan lain Amnesty Internasional di tingakatan nasional atas fungsi mereka dengan memberikan laporan kepada Rapat Dewan Internasional

•   mengambil keputusan atas nama internasional Amnesty International

•       memastikan pengembangan sumber daya manusia

IEC juga menunjuk dan mengarahkan seorang Sekretaris Jenderal yang bertanggung jawab dalam tugas harian pelaksanaan gerakan internasional Selain itu, seorang Sekretaris Jenderal juga bertindak sebagai juru bicara utama organisasi, penasihat politik utama, dan sebagai kepala kerja eksekutif di tingkatan badan internasional.. Pada setiap Dewan Eksekutif Internasional, IEC di setiap perwakilan wilayah menyediakan rekening rinci dari pekerjaan yang telah dilakukan dan membuat rekomendasi kepada Dewan Internasinal mengenai hal-hal yang mempengaruhi arah masa depan Amnesty Internasional.

Saat ini sendiri anggota dari IEC yaitu:

1.      Bernard Sintobin, International Bendahara. Seorang insinyur sipil Belgia.

2.      Christine Pamp, yang berasal dari Swedia, adalah seorang konsultan wiraswasta di bidang komunikasi, teknologi media, dan pelatihan kepemimpinan.

3.      Euntae Pergilah, dari Korea Selatan, adalah seorang profesor Urban Design dan Perencanaan di Departemen Desain Arsitektur, Universitas Joongbu.

4.      Rivas Guadalupe, adalah warga negara Meksiko. Dia lulus dari Sekolah Teknik Universitas Nasional di México, di mana ia saat ini bekerja sebagai Project Coordinator.

5.      Julio Torales, yang berasal dari Paraguay, adalah Medical Doctor bekerja sebagai Kepala Departemen Hak Asasi Manusia dan sebagai Senior Dosen / Reader dalam Neurokimia University.

6.      Louis Mendy, adalah seorang profesor Sastra Amerika Universitas Dakar, Senegal.

7.      Peter Pack, menjadi anggota IEC pada Agustus 2007 dan terpilih sebagai ketua IEC pada September 2007. Dia berasal dari Inggris dan adalah seorang guru.

8.      Pietro Antonioli, yang berasal dari Italia, adalah seorang ahli fisika partikel dasar yang bekerja di Bologna sebagai peneliti untuk Italian Institute for Nuclear Physics.

9.      Tjalling J. S. Tiemstra, seorang nasionalis Belanda, lulus sebagai Chartered Accountant dan memiliki gelar master di bidang Administrasi Bisnis.

Secretary General

Sekretaris Jenderal adalah pemimpin gerakan dan CEO Sekretariat Internasional, yang melakukan sebagian besar penelitian dan bekerja untuk kampanye. Dia adalah kepala juru bicara Amnesti International dan kepala penasihat politik gerakan IEC, dia memberikan peran kepemimpinan dan motivasi untuk anggota Amnesty International dan seluruh dunia serta bertanggung jawab atas kepemimpinan dan pengelolaan suara Sekretariat Internasional. Sekretaris Jenderal ini dipilih oleh IEC. Saat ini posisi Secretary General diduduki oleh Irene Khan. Sekretaris Jenderal ini kemudian memimpin sebuah Sekretariat Internasional.

International Secretary Director

International Secretary Director ini bekerja erat dengan para direktur dan wakil direktur Sekretariat Internasional. Bersama-sama mereka memberikan arahan strategis, pengelolaan operasional dan dukungan langsung ke staf Sekretariat Internasional dan relawan. Staf dan relawan serta orang-orang dari Amnesty International cabang nasional adalah sumber daya yang paling penting Amnesty International dalam bekerja untuk mempertahankan dan mempromosikan hak asasi manusia secara global.

Landasan Hukum

Landasan gerak Amnesty Internasional sebagai organisasi internasional yang bergerak dalam bidang Hak Asasi Manusia adalah Deklarasi Universal HAM yang juga dipahami dalam PBB. Secagai organisasi formal, Amnesty Internasional juga memiliki konstitusi dasar yang menjadi landasan gerak organisasinya, yakni Statuta of Amnesty Internasional.



[1] Teuku May Rudy, 2005, Administrasi & Organisasi Internasional, Refika Aditama : Bandung – hal.3

[2] Statute Amnesty International, http://www.amnesty.org

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

huruf kecil

saya menulis sebab sering diserang perasaan ingin berada di sini, di sana, dan di mana-mana sekaligus.

ishaksalim

Just another WordPress.com site

jembatan merah

sejarah-budaya-pembangunan

kata.cerita.kita

karena tulisan itu selalu bersuara dengan tintanya, meski kita sudah tiada

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: